(Bengkalis, 23 Agustus 2024) Baru-baru ini Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) yang di wakili oleh Abdul Mutoim mengadakan Bimbingan Teknis Revitalisasi Sumber Mata Pencaharian Masyarakat yang diselenggarakan di Desa Penebal dan Desa Bantan Tengah Kecamatan Bengkalis pada tanggal 21 dan 22 Agustus 2024. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam teknik budidaya tanaman sagu dan Pengolahan kopi sebagai upaya revitalisasi ekonomi lokal.
Bimbingan teknis ini menghadirkan dua narasumber utama, Muhadir Masrur dan Mukhlis dari Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis. Mereka memberikan materi yang komprehensif tentang teknik budidaya tanaman sagu dan kopi, yang diharapkan dapat membantu petani lokal dalam mengoptimalkan hasil produksi mereka dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Yang diikuti oleh peserta Pokmas Bumi Lestari Desa Pematang Duku Timur, Pokmas Sagu Berkah Desa Sungai Batang, Pokmas Harapan Bersama Desa Jangkang, Poktan Sumber Rezeki III Desa Bantan Tengah, Poktan Geronggang Lestari Desa Muntai, Pokmas Harapan Bersama Desa Palkun, Pokmas Berkah Bersama Desa Bantan Sari, Pokmas Kuber Sumber Rezeki Desa Penebal.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Dahen Tawakal. Dalam sambutannya, Dahen mengapresiasi inisiatif BRGM dan menekankan pentingnya pelatihan ini dalam mendukung program-program pengembangan pertanian di Kabupaten Bengkalis. Ia juga berharap Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis dapat bekerjasama dengan BRGM untuk kedepannya.

Bimbingan teknis ini merupakan bagian dari upaya BRGM dalam mendukung program revitalisasi dan pengembangan ekonomi berbasis pertanian di wilayah-wilayah yang terdampak restorasi gambut dan mangrove. Dengan pelatihan ini, diharapkan masyarakat setempat dapat memanfaatkan potensi sumber daya lokal mereka secara maksimal, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan.

Selama dua hari acara, peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai teknik budidaya sagu, mulai dari pemilihan bibit hingga perawatan dan panen. Mereka juga mendapatkan pelatihan mengenai teknik budidaya kopi, termasuk cara pengelolaan tanaman yang efisien dan pengolahan hasil panen untuk meningkatkan kualitas produk. Dari hasil bimbingan teknis, kepala Desa Kedaburapat dan kelompok tani kopi akan melaksanakan studi pengolahan kopi secara langsung di kabupaten Meranti pada kelompok pengusaha kopi.